Rumah > Berita > Berita >Alasan mengapa walkie-talkie dari berbagai merek dan model tidak dapat berkomunikasi satu sama lain

Alasan mengapa walkie-talkie dari berbagai merek dan model tidak dapat berkomunikasi satu sama lain

Tanggal rilis:2025-10-27

Alasan Merek dan Model Walkie-Talkie yang Berbeda Tidak Dapat Berbicara Satu Sama Lain


1. Perbedaan Sistem: Kesenjangan Analog-Digital


(1)Walkie-talkie analog: Transmisikan melalui gelombang radio terus menerus, mengharuskan kedua perangkat diatur ke pita frekuensi yang sama (misalnya, pita U 400-470MHz).

(2) Radio Dua Arah Digital (misalnya,DMR/DPMR): Gunakan pengkodean digital. Bahkan pada frekuensi yang sama, komunikasi gagal jika protokol tidak cocok (misalnya, TDMA vs. FDMA).

(3) Perangkat Mode Ganda: Memerlukan peralihan manual antara mode analog/digital. Pengaturan default dapat menyebabkan salah satu pihak kehilangan koneksi.


II. Pengaturan Enkripsi dan Pemadaman: Penghalang Tak Terlihat


(1) Pengkodean CTCSS/DCS: Nada sub-audio berfungsi sebagai "kode akses". Tanpa kode yang cocok, penerima mendeteksi sinyal tetapi tetap diam.

(2) Tingkat Pemadaman: Tingkat pemadaman yang terlalu tinggi menyaring sinyal lemah, sementara tingkat yang terlalu rendah memungkinkan gangguan kebisingan.

 

III. Penguncian Pita Radio dan Pembatasan Pemrograman


(1) Model Saluran Tetap: Model tertentu (misalnya, beberapa varian industri) memiliki frekuensi yang dikunci olehProdusendan tidak dapat disesuaikan secara manual.

(2) Model yang Dapat Diprogram: Memerlukan kabel dan perangkat lunak pemrograman khusus; Modifikasi data diperlukan untuk sinkronisasi.


IV. "Kesenjangan Permanen" Antara Radio Jaringan Publik dan Jaringan Pribadi Tradisional


Radio jaringan publik(misalnya, 4G/5G): Ini mengandalkan jaringan pembawa dan beroperasi sepenuhnya secara independen dari transceiver radio U/V-band tradisional. Interoperabilitas hanya dimungkinkan melalui perangkat pihak ketiga (gateway); jika tidak, komunikasi tetap tidak mungkin secara permanen.


V. Masalah Kompatibilitas Perangkat Keras


(1) Ketidakcocokan Impedansi Antena: Mencampur antena 50Ω dan 75Ω menyebabkan redaman sinyal.

(2) Perbedaan Tegangan Baterai: Beberapa model secara otomatis mengurangi frekuensi pada tegangan rendah.


Pemeriksaan Mandiri Cepat untuk Interoperabilitas Antara Merek/Model yang Berbeda


(1) Konfirmasi Standar: Periksa label atau manual perangkat untuk spesifikasi "Analog/Digital/Dual-Mode".

(2) Baca Parameter: Setelah dihidupkan, verifikasi frekuensi dan kode sub-nada yang ditampilkan (misalnya, CTCSS 88.5).

(3) Kemampuan Pemrograman: Uji apakah penyesuaian frekuensi manual atau pemrograman komputer didukung.

(4) Pengujian Lingkungan: Melakukan pengujian di area terbuka untuk menghilangkan gangguan dari penghalang bangunan.


Solusi Interoperabilitas untuk Merek/Model Walkie-Talkie yang Berbeda


(1) Sinkronisasi Parameter: Hubungi pemasok untuk mendapatkan parameter informasi saluran atau minta pemasok memodifikasi data.

(2) Inspeksi Profesional: Jika parameter identik masih gagal mencapai interoperabilitas, konsultasikan dengan perusahaan perbaikan walkie-talkie profesional untuk diagnosis masalah sinyal penganalisis spektrum.

(3) Peningkatan Firmware: Beberapa model digital memerlukan pembaruan firmware untuk mendukung protokol baru. Sebagian besar walkie-talkie digital kompatibel dengan versi sebelumnya (frekuensi membaca berfungsi, tetapi pemrograman tidak) tetapi tidak kompatibel dengan maju. Beberapa perangkat berbagi versi firmware yang sama di seluruh batch, yang memperumit masalah.