Metode interoperabilitas
Saat ini, ada tiga metode interoperabilitas: konfigurasi back-to-back, integrasi gateway interkom kluster, dan integrasi antarmuka protokol.
Metode Jaringan Berturut-turut
Pendekatan back-to-back menghubungkan terminal komunikasi jaringan publik dan terminal komunikasi jaringan pribadi melalui kabel khusus ke sistem gateway konvergensi khusus, memungkinkan interkoneksi antara kedua saluran. Karena metode ini mengandalkan integrasi tingkat terminal, perangkat interkom jaringan publik dan pribadi harus memberikan kinerja berkualitas tinggi untuk memastikan pengalaman pengguna yang memuaskan.
Pendekatan Jaringan Gateway Interkom Kluster
Pendekatan alternatif melibatkan integrasi melalui gateway interkom cluster. Produk dewasa ini berinteraksi dengan stasiun pangkalan interkom jaringan pribadi atau radio genggam di satu ujung, sambil berkomunikasi dengan platform komunikasi jaringan publik melalui IP di ujung lainnya. Ini mewakili solusi integrasi paling mapan yang tersedia saat ini, menawarkan kinerja keseluruhan yang kuat dan implementasi proyek yang mudah.
Jaringan Integrasi Protokol
Integrasi protokol mewakili pendekatan yang lebih kompleks, membutuhkan pengembangan dan integrasi oleh platform interkom jaringan publik. Ini membutuhkan keakraban dengan antarmuka eksternal dari berbagai sistem interkom cluster. Selain itu, banyak sistem komunikasi pita sempit tidak memiliki antarmuka eksternal, membuat implementasi sangat menantang.
Bagaimana memilih?
Sebagai produsen platform interkom jaringan publik, penyedia komunikasi terpadu, atau vendor sistem komando dan pengiriman, memilih gateway interkom trunking yang kompatibel sangat penting untuk memenuhi persyaratan integrasi jaringan publik-pribadi. Namun, pasar menawarkan beragam gateway interkom trunking dengan spesifikasi dan harga yang bervariasi. Bagaimana seharusnya produsen platform komunikasi jaringan publik memilih gateway interkom trunking yang sesuai? Pertimbangan utama mencakup kemampuan berikut.
Kompatibilitas Antarmuka
Gateway interkom trunking terhubung ke berbagai stasiun pangkalan walkie-talkie dan radio genggam melalui kabel khusus eksternal. Gateway berkinerja tinggi dapat berinteraksi dengan berbagai jenis peralatan interkom, sedangkan produk berkualitas rendah hanya mendukung model radio atau stasiun pangkalan tertentu.
Definisi Antarmuka Gerbang Interkom
Berdasarkan teknologi komunikasi softswitch IP canggih dan pemrosesan sinyal digital, BelFone Converged Communication Gateways mengintegrasikan beragam perangkat komunikasi—termasuk stasiun radio di berbagai pita frekuensi, sistem trunking analog/digital, telepon rumah, ponsel, telepon SIP, dan pengawasan video—ke dalam platform komunikasi terpadu. Mereka memungkinkan jaringan cepat antara terminal yang berbeda, memfasilitasi pertukaran multimedia informasi suara dan video, dan mencapai interkonektivitas yang mulus, menghadirkan solusi pengiriman multimedia berbasis IP yang lengkap.
Interoperabilitas dengan Radio dan Walkie-Talkie yang Beragam
Untuk radio seluler, ini mendukung metode aktivasi komprehensif termasuk COR (Call On Radio) atau deteksi audio. Untuk walkie-talkie, ia beradaptasi dengan berbagai jenis antarmuka. Model kelas atas dengan deteksi perangkat dan port ekspansi headset dengan deteksi penyisipan juga kompatibel. Ini termasuk pencocokan dan antarmuka dengan berbagai radio gelombang pendek dan peralatan radio VHF.
Kemampuan Protokol Platform Jaringan Publik
Walkie-talkie jaringan publik (
Poc) tidak memiliki protokol standar, dengan produsen menerapkan standar eksklusif untuk komunikasi. Aplikasi gateway walkie-talkie cluster memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan beragam platform walkie-talkie jaringan publik.
Konfigurasi untuk Berbagai Platform Jaringan Publik
Baik menggunakan pendaftaran SIP atau metode pendaftaran eksklusif lainnya, ini mendukung adaptasi untuk kontrol bicara melalui mode DTMF, SIP INFO, atau RTCP.
Kemampuan Konfigurasi Parameter
Untuk integrasi yang optimal, gateway interkom kluster memerlukan kemampuan konfigurasi parameter yang luas. Parameter spesifik harus disesuaikan agar sesuai dengan beragam skenario, terutama saat menyambungkan ke sistem interkom kluster. Ini memerlukan konfigurasi penekanan umpan balik, buffering suara, sensitivitas aktivasi, dan parameter lainnya untuk mencapai kualitas panggilan yang unggul dan latensi minimal.
Parameter Koneksi Perangkat Interkom Komprehensif
Aspek lain yang sering diabaikan adalah kemampuan umpan balik pengujian. Banyak gateway interkom kluster saat ini tidak memiliki umpan balik konfigurasi. Hal ini membuatnya sangat sulit untuk mengidentifikasi di mana masalah terjadi selama implementasi proyek, yang secara signifikan memperumit pemecahan masalah.