I. Mobilitas
Transceiver radio itu sendiri berfungsi sebagai terminal portabel, memungkinkan pengoperasian offline end-to-end dan sangat cocok untuk lingkungan yang keras. Selain itu, peralatan pelengkap termasuk tetap besar
stasiun pangkalanserta unit bergerak portabel seperti
Radio yang dipasang di kendaraandan
Stasiun seluler yang dipasang di ransel, sangat memfasilitasi penyebaran di berbagai skenario komunikasi.
II. Desain Ringkas
Tidak seperti peralatan jaringan publik, jaringan pribadi berdasarkan radio dua arah memiliki instalasi yang mudah dan perangkat keras yang relatif sederhana. Ini tidak hanya meningkatkan mobilitas sistem tetapi juga memungkinkan kepatuhan yang lebih baik terhadap persyaratan penghematan energi, membuatnya cocok untuk penerapan dalam skenario dengan infrastruktur yang rusak parah.
III. Efisiensi Energi
Dalam skenario darurat di mana catu daya tidak dapat diandalkan, hanya mengandalkan daya baterai tidak praktis untuk sistem berbasis jaringan publik. Sistem walkie-talkie kami, bagaimanapun, dengan mudah memenuhi tuntutan ini. Melengkapi kendaraan komando darurat dengan generator kompak, unit penyimpanan tenaga surya, dan baterai cadangan sudah cukup untuk memberi daya pada sistem walkie-talkie.
IV. Instalasi Mudah
Sistem darurat berbasis walkie-talkie nirkabel menampilkan peralatan sederhana, pengoperasian intuitif, dan perawatan yang mudah, memungkinkan pembangunan, penerapan, dan jaringan yang cepat. Antarmuka pengguna ramah pengguna dan mudah, dengan port koneksi perangkat keras minimal. Selain itu, semua antarmuka distandarisasi dan dimodulasikan, memfasilitasi interoperabilitas yang mulus dengan sistem komunikasi yang ada.